Jika Anda memerlukan sistem pH laboratorium maupun sensor proses in-line, gunakan instrumen di bawah ini untuk membantu Anda menemukan solusi manakah yang paling sesuai untuk aplikasi Anda.

pH Lab Configurator

Dirancang untuk pengukuran pH di laboratorium, pH Lab Configurator membantu Anda membangun sistem yang lengkap. Jawablah beberapa pertanyaan tentang aplikasi Anda serta temukan sensor, buffer kalibrasi, dan aksesori yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Mulai Configurator

pH Sensor Finder

Dirancang untuk pengukuran pH in-line, pH Sensor Finder membantu Anda mengidentifikasi sensor in-line yang tepat untuk proses Anda. Jawablah beberapa pertanyaan tentang kondisi aplikasi Anda untuk mendapatkan rekomendasi sensor yang sesuai.

Mulai Finder

Temukan Sensor pH In-Line Anda

Temukan Sensor pH In-Line Anda

Temukan sensor pH in-line yang ideal untuk proses Anda dengan cepat dengan alat pencari sensor kami.

Mulai pencari
Sensor pH Laboratorium

Sensor pH Laboratorium

Sensor pH laboratorium, mulai dari model rutin hingga model yang sangat khusus, memberikan pembacaan yang akurat untuk berbagai aplikasi laboratorium dan lapangan.

Sensor pH In-Line

Sensor pH In-Line

Sensor pH in-line menghadirkan pengukuran pH yang presisi dan real-time di berbagai lingkungan proses industri.

Hasil yang Andal

Hasil yang Andal

Pembacaan sensor harus cepat, akurat, dan dapat direproduksi kembali. Material berkualitas tinggi yang dikombinasikan dengan teknologi tepercaya seperti sistem referensi tertentu mengoptimalkan sensor pH kami agar memenuhi kebutuhan aplikasi Anda.

Sensor yang Dirancang untuk Tahan Lama

Sensor yang Dirancang untuk Tahan Lama

Tidak hanya sensor pH kami yang memastikan performa tinggi, tetapi perpaduan yang tepat antara material dan teknologi juga membuatnya lebih tahan lama dan memperpanjang masa pakainya. Kami menawarkan material shaft khusus yang memastikan masa pakai panjang, bahkan di lingkungan yang keras.

Sensor pH

Sangat Praktis

Dengan teknologi Intelligent Sensor Management (ISM) kami, sensor pH menyimpan data kalibrasinya sendiri dan dikenali secara otomatis saat dipasang. Sensor pH in-line kami bahkan menyediakan diagnostik canggih yang memprediksi kapan perawatan atau penggantian sensor akan diperlukan.

Tradisi Panjang Presisi

Tradisi Panjang Presisi

Sejak tahun 1948, METTLER TOLEDO telah mengumpulkan keahlian mendalam dalam menyediakan solusi berkualitas tinggi untuk digunakan di laboratorium dan di lapangan. METTLER TOLEDO meraih kesuksesan pertamanya dengan elektrode pH kaca gabungan yang ditemukan oleh Dr. Ingold. Desain inovatifnya menyederhanakan bagaimanakah dunia mengukur pH hingga hari ini.



Apakah yang dimaksud dengan sensor pH?

Sensor pH, yang disebut juga probe atau elektrode, adalah alat penting yang memungkinkan pengguna menentukan alkalinitas atau keasaman suatu larutan. Membran kaca di ujungnya peka terhadap ion H+. Selain itu, banyak sensor pH kami juga menawarkan pengukuran redoks.

Bagaimanakah cara kerja sensor pH?

Bagian luar membran kaca membentuk lapisan gel ketika bersentuhan dengan larutan berair. Lapisan gel serupa juga terbentuk di sisi dalam membran kaca, karena sensor diisi dengan larutan elektrolit berair. Ion H+ di dalam dan di sekitar lapisan gel dapat berdifusi masuk atau keluar dari lapisan ini, tergantung pada nilai pH. Dengan demikian, konsentrasi ion H+ dari larutan diukur. Jika larutan bersifat basa, ion H+ berdifusi keluar dari lapisan dan muatan negatif terbentuk pada sisi luar membran. Elektrode kaca memiliki buffer internal dengan nilai pH konstan, sehingga potensial pada permukaan dalam membran tetap konstan selama pengukuran. Oleh karena itu, potensial sensor pH adalah selisih antara muatan bagian dalam dan luar membran.

Mengapa diperlukan sensor referensi saat mengukur pH menggunakan sensor pH?

Tujuan sensor referensi adalah menyediakan potensial referensi stabil yang terdefinisi sebagai acuan untuk mengukur potensial sensor pH. Untuk dapat melakukannya, sensor referensi perlu dibuat dari kaca yang tidak sensitif terhadap ion H+ dalam larutan. Sensor ini juga harus terbuka ke lingkungan sampel tempat sensor dicelupkan. Untuk mencapai hal ini, dibuatlah bukaan atau sambungan pada shaft sensor referensi, yang dilalui arutan internal atau elektrolit referensi untuk mengalir keluar ke dalam sampel. Sensor referensi dan sensor pH (sel setengah) harus berada dalam larutan yang sama agar pengukuran akurat.

Sensor referensi apakah yang digunakan saat mengukur pH?

Tersedia beberapa sistem referensi. Di antaranya adalah sistem perak/perak klorida, iodin/iodida, dan raksa/kalomel, serta beberapa adaptasi. Namun, sistem perak/perak klorida hampir selalu digunakan dalam pengukuran pH modern. Potensial sistem referensi ini ditentukan oleh elektrolit referensi dan elemen referensi perak/perak klorida. Sangatlah penting agar elektrolit referensi memiliki konsentrasi ion yang tinggi, yang menghasilkan resistansi listrik rendah.

Apakah yang dimaksud dengan sensor pH kombinasi?

Pada sensor kombinasi, sensor pH (sensor kaca) dan sensor referensi dibuat dalam bentuk dua tabung/ruang konsentris. Elektrode pH membungkus elektrode referensi dan keduanya saling terhubung melalui sambungan keramik. Kedua elektrode tersebut, meskipun digabungkan, berfungsi secara terpisah. Satu-satunya perbedaan adalah kemudahan penggunaan satu sensor, bukan dua.

Sensor suhu juga dapat ditempatkan dalam body yang sama dengan elemen pH dan referensi. Hal ini memungkinkan pengukuran yang dikompensasi suhu. Elektrode semacam ini disebut sebagai elektrode 3-in-1.

Bagaimanakah cara yang benar untuk menyimpan sensor pH?

Semua buku petunjuk pengguna menyediakan informasi yang diperlukan tentang penyimpanan sensor pH jangka pendek dan jangka panjang.

  • Selalu: Dalam elektrolit referensi untuk penyimpanan jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini memungkinkan sensor pH segera digunakan saat diperlukan, dan memastikan waktu respons yang singkat.
  • Terkadang: Dalam buffer pH 4 dan 7 di antara pengukuran untuk menjaga membran tetap terhidrasi.
  • Jangan pernah: Menggunakan air deionisasi karena akan menguras elektrolit referensi yang kaya ion. Selain itu, jangan simpan elektrode dalam keadaan kering karena akan merusak membran, sehingga sensor pH memiliki waktu respons yang lebih lama. Jika disimpan kering dalam waktu lama, banyak sensor pH harus diaktifkan kembali dengan perendaman selama beberapa jam sebelum pemasangan agar memperoleh hasil pengukuran yang optimal. Jika langkah-langkah tersebut tidak cukup, sensor dapat dibuat berfungsi kembali dengan menanganinya menggunakan larutan reaktivasi khusus, lalu dikondisikan kembali dalam elektrolit referensi.
     

Berapa lamakah masa pakai normal sensor pH?

Ketika menggunakan dan menyimpan sensor pH sesuai rekomendasi, perkiraan masa pakainya adalah 1 hingga 3 tahun. Namun, sejumlah faktor dapat mengurangi masa pakai sensor pH. Salah satunya adalah penggunaan untuk mengukur sampel panas atau sangat basa. Faktor-faktor lain dapat berupa kerusakan mekanis akibat penyimpanan yang tidak benar. Selain itu, jika larutan penyimpanan dibiarkan mengering atau bocor karena penyimpanan pada suhu tinggi, pembekuan, atau sebab lain, umur probe dapat berkurang secara signifikan.

Bagaimanakah saya dapat mengetahui kapankah sensor pH harus diganti?

Kemiringan dan offset kalibrasi merupakan indikator yang baik untuk kualitas sensor pH. Ketika nilai-nilai tersebut melampaui batas tertentu, elektroda pH dapat dianggap habis masa pakainya. Batas bawah dan atas untuk kemiringan adalah 85% dan 105%, dan untuk offset adalah -35 mV dan 35 mV. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa sinyal yang tidak stabil atau waktu respons yang sangat lama dalam larutan kalibrasi pH menunjukkan kerusakan sensor pH yang sudah lanjut. Fenomena ini sering dikaitkan dengan kemiringan dan offset yang tidak normal.

Beberapa sensor digital in-line kami juga menawarkan diagnostik prediktif yang menunjukkan kapankah sensor harus diganti.

Apakah perbedaan antara sensor pH analog dan digital?

Sensor pH analog mengirimkan sinyal mV berkelanjutan ke pemancar (transmitter) atau meter terpisah, yang menerapkan parameter kalibrasi dan menghitung nilai pH. Sensor ini kompatibel dengan berbagai pemancar standar dan menjadi pilihan yang andal untuk aplikasi proses yang sederhana.

Sensor pH digital, seperti yang dilengkapi dengan teknologi Diagnosable, Efficient, and Sustainable (DES) dari METTLER TOLEDO, memproses sinyal di sensor itu sendiri dan menyimpan data kalibrasi, riwayat penggunaan, serta informasi diagnostik pada mikrochip internal. Hal ini memungkinkan fitur seperti instalasi Plug and Measure dan diagnostik prediktif, yang tidak tersedia pada sensor analog.

Sensor DES digital memerlukan pengukur yang kompatibel dan Signal Bridge. Signal Bridge yang dapat dilepas melakukan transmisi data kalibrasi, diagnostik, dan pengukuran untuk panduan pengguna yang lebih baik dan efisiensi pengukuran untuk meningkatkan kompatibilitas lintas perangkat, mengurangi waktu persiapan, dan mendukung keberlanjutan.

Saya ingin...
Butuh bantuan?
Tim kami siap membantu mencapai tujuan Anda. Diskusilah dengan ahli kami.