Pengukur Turbiditas/Sensor Turbiditas
Pengukur dan Sensor Turbiditas

Pengukur Turbiditas/Sensor Turbiditas

Pengukur turbiditas/sensor turbiditas inline berperforma tinggi untuk kontrol proses

Bantuan apakah yang dapat kami berikan kepada anda?
 

Tanya Jawab Pengukur Turbiditas/Sensor Turbiditas

Apa yang dimaksud dengan turbiditas?

Turbiditas merupakan karakteristik optik yang mengacu pada tingkat kejernihan zat cair. Turbi...

Apa yang dimaksud dengan turbiditas?

Turbiditas merupakan karakteristik optik yang mengacu pada tingkat kejernihan zat cair. Turbiditas dalam air disebabkan oleh setiap partikel tersuspensi atau bahan koloid yang menyebarkan atau menghalangi transmitans cahaya: semakin tinggi konsentrasi partikel tersuspensi/bahan koloid, semakin tinggi tingkat turbiditas. Partikel tersebut biasanya terlalu kecil untuk dideteksi oleh mata manusia; karena itu, pengukuran turbiditas harus dilakukan dengan pengukur turbiditas. Contoh sehari-hari dari cairan keruh adalah:

  • Susu - mengandung protein/tetesan minyak teremulsi dalam air
  • Air limbah - mengandung partikel tersuspensi
  • Bir gandum - mengandung sel ragi

Mengapa pengukuran turbiditas penting?

Dalam banyak kasus, pengukur turbiditas digunakan untuk evaluasi kualitas air atau efisiensi dari proses filtrasi. Pengukuran turbiditas adalah indikator penting dalam banyak industri dan aplikasi karena tidak hanya mempengaruhi hasil akhir dari proses industri, namun juga mendeteksi faktor-faktor yang merusak sistem.

Apa yang mempengaruhi pengukuran turbiditas?

Seperti yang telah disebutkan di atas, pengukuran turbiditas akan menentukan tingkat penyebaran cahaya oleh partikel tersuspensi dalam media zat cair. Penyebaran tergantung pada

  • Konsentrasi partikel: Konsentrasi partikel yang lebih tinggi menghasilkan cahaya sebaran lebih tinggi, sehingga nilai turbiditas lebih tinggi
  • Bentuk dan ukuran partikel: Partikel lebih kecil dari 1/10 panjang gelombang cahaya yang terlihat menyebarkan cahaya secara simetris. Partikel yang lebih besar (biasanya berdiameter lebih besar dari panjang gelombang cahaya yang terlihat) menyebarkan cahaya secara asimetris. Karena itu, untuk mengukur turbiditas, sudut penyebaran harus dipertimbangkan.
  • Panjang gelombang cahaya: seperti yang telah disebutkan di atas, intensitas cahaya sebaran tergantung pada ukuran partikel. Selain itu, adanya warna dalam cairan dapat mengurangi cahaya yang terukur pada detektor. Akibatnya, penggunaan panjang gelombang cahaya yang sesuai harus dipertimbangkan untuk pengukuran turbiditas.

Sebagai konsekuensi dari ketiga poin di atas, turbiditas hanya mungkin digunakan sebagai properti karakteristik sampel jika metode pengukuran distandardisasi. Misalnya, dalam banyak aplikasi pembuatan bir, cairan yang akan diukur berwarna kekuningan dan mengandung partikel ragi. Karena itu, untuk memeriksa penerobosan filter, jumlah cahaya sebaran lurus atau samping diukur pada sudut 25o dan 90o dibandingkan dengan sumber cahaya untuk tujuan jaminan kualitas. Sumber cahaya merah (650 nm) dan biru (460 nm) juga ditentukan dalam panduan untuk pemantauan warna dan turbiditas.

Apa interferensi umum dalam pengukuran turbiditas?

Pengukuran turbiditas dapat secara negatif terpengaruh oleh adanya zat kimia penyerap cahaya atau yang berpendar. Interferensi ini dapat diminimalkan dengan menggunakan panjang gelombang selain yang ada dalam cahaya yang terlihat (yakni, 860 nm di dekat inframerah).

Gelembung udara dapat mengganggu pengukuran turbiditas, jadi penting bagi Anda untuk memilih titik pemasangan dengan jumlah gelembung udara seminimal mungkin.

Pengotoran jendela juga penting dalam pengukuran turbiditas. Teknologi canggih dan prinsip rasio dapat mengimbangi perubahan warna sampel, penuaan umur lampu yang digunakan sebagai sumber cahaya, dan pengotoran jendela optik.

Apa yang dimaksud dengan pengukur turbiditas?

Pengukur turbiditas adalah sensor yang mengukur turbiditas. Sensor turbiditas memiliki dua persamaan:

  • Sumber cahaya – misalnya, LED (light emitting diode)
  • Satu atau beberapa detektor cahaya – biasanya berupa diode foto

Apa metode pengukuran pengukur turbiditas yang umum di pasar?

Terdapat beberapa jenis sensor turbiditas inline yang dioptimalkan untuk kisaran pengukuran tertentu dan berbagai aplikasi.

  • Cahaya sebaran lurus/penyerapan: Sensor turbiditas dengan teknologi ini (misalnya, seri InPro 8300 RAMS serta InPro 8600i/D1 dan /D3 dari METTLER TOLEDO) dirancang untuk aplikasi dengan tingkat turbiditas rendah hingga sedang. Pengukuran warna (kekuningan) juga tersedia dalam TCS tipe InPro 8300 RAMS dan COMBINE/ InPro8600i/D3.
  • Cahaya pantulan: Sensor ini (yakni, InPro 8050, InPro 8100, dan InPro 8200 dari METTLER TOLEDO) dirancang untuk sampel dengan konsentrasi partikel tinggi hingga 250 g/l zat padat tersuspensi. Tergantung pada aplikasi, sensor METTLER TOLEDO tersedia dalam bahan stainless steel dan badan polisulfon masing-masing untuk penggunaan farmasi dan air limbah.

Bagaimana cara mengkalibrasi pengukur turbiditas?

Mengkalibrasi pengukur turbiditas dapat dilakukan dalam tiga cara yang berbeda dengan transmitter. Cara pertama disebut kalibrasi manual. Ini adalah kalibrasi tercepat, namun berada pada tingkat terendah. Pengguna dapat mengubah offset dan kemiringan, lalu nilai pengukuran dihitung dan ditampilkan.

Cara kedua disebut kalibrasi multi-titik. Jenis kalibrasi ini mencapai linearitas terbaik untuk proses yang sedang diukur. Kalibrasi dua, tiga, empat, dan lima titik biasanya dapat dilakukan secara off-line dengan sensor yang tidak dipasang.

Cara ketiga adalah kalibrasi in situ atau proses. Ini adalah kalibrasi on-line yang mengharuskan operator membuka menu kalibrasi proses pada transmitter dan menyimpan nilai turbiditas saat ini. Operator selanjutnya akan mengambil sampel cairan proses untuk diukur menggunakan instrumen laboratorium guna memperoleh pengukuran turbiditas referensi. Tergantung pada transmitter dan sensor turbiditas, kalibrasi in situ beberapa titik dapat dilakukan (misalnya, transmitter M800 dan sensor turbiditas cahaya pantulan dari METTLER TOLEDO).

Pengukur turbiditas/sensor turbiditas dari METTLER TOLEDO dapat digunakan dalam banyak industri seperti:

  • Bioteknologi
  • Farmasi
  • Pengolahan Bahan Kimia
  • Petrokimia
  • Makanan dan Minuman
  • Pembuatan Bir

Bagaimana Anda memilih sensor turbiditas yang tepat?

Sensor turbiditas harus dipilih berdasarkan kisaran pengukuran yang diwajibkan beserta aplikasi. METTLER TOLEDO menawarkan beberapa sensor turbiditas serbaguna yang memenuhi persyaratan banyak aplikasi yang berbeda, seperti:

  • Fermentasi
  • Pertumbuhan biomassa (massa jenis optik)
  • Kristalisasi
  • Pemisahan fase
  • Air dalam minyak
  • Penerobosan filter
  • Lumpur aktif
  • Pasca-filtrasi bir dan pengukuran kekuningan
  • Air limbah

Untuk informasi terperinci, hubungi staf perwakilan METTLER TOLEDO setempat.


 
InPro 8600i Turbidity & Color Sensors
InPro8200 turbidity sensor
InPro8300

InPro 8600i Turbidity & Color Sensors

Pengukuran Kekeruhan Sedang hingga Tinggi (Teknologi Cahaya Pantulan)

RAMS Optical Product Monitor

Turbidity and color measurement for upstream and downstream production in the brewery and beverage industries, using scattered light and absorption method.
Jangkauan pengukuran yang luas mulai dari kekeruhan sedang hingga tinggi - penyesuaian proses yang cepat dan pemasangan yang mudah.
Sistem kekeruhan yang kuat dan mudah digunakan yang dirancang untuk penggunaan pada pemisahan fase berdasarkan kekeruhan/warna dan untuk proses identifikasi produk.
Accurate wort and finished product control
12-point calibration for precise measurement
Sensor monitoring for measurement reliability
Easy installation; fits in sight-glass
Reduce your investment with unique upstream model
Sesuai untuk proses biofarmasi dan kimia
Kalibrasi in-line multi-point yang nyata
Penyesuaian proses yang cepat dengan 12 mm
memungkinkan pemasangan yang statis dan dapat memendek sendiri secara mudah
Solusi yang andal untuk industri makanan & minuman
Mudah dan hemat biaya
pengukuran dengan output 20/4 mA langsung
Kontrol yang tercepat dalam pemisahan fasa
InPro 8600i Turbidity & Color Sensors

Turbidity and color measurement for upstream and downstream production in the brewery and beverage industries, using scattered light and absorption method.

Accurate wort and finished product control
12-point calibration for precise measurement
Sensor monitoring for measurement reliability
Easy installation; fits in sight-glass
Reduce your investment with unique upstream model
InPro8200 turbidity sensor

Jangkauan pengukuran yang luas mulai dari kekeruhan sedang hingga tinggi - penyesuaian proses yang cepat dan pemasangan yang mudah.

Sesuai untuk proses biofarmasi dan kimia
Kalibrasi in-line multi-point yang nyata
Penyesuaian proses yang cepat dengan 12 mm
memungkinkan pemasangan yang statis dan dapat memendek sendiri secara mudah
InPro8300

Sistem kekeruhan yang kuat dan mudah digunakan yang dirancang untuk penggunaan pada pemisahan fase berdasarkan kekeruhan/warna dan untuk proses identifikasi produk.

Solusi yang andal untuk industri makanan & minuman
Mudah dan hemat biaya
pengukuran dengan output 20/4 mA langsung
Kontrol yang tercepat dalam pemisahan fasa

Publikasi

Dokumen Teknis Tentang Pengukuran Warna dan Turbiditas
Katalog Produk Proses Analitik

Servis

+62 21 2945 3919
Hubungi Servis
 
 
 
 
 
 
 
Thank you for visiting www.mt.com. We have tried to optimize your experience while on the site, but we noticed that you are using an older version of a web browser. We would like to let you know that some features on the site may not be available or may not work as nicely as they would on a newer browser version. If you would like to take full advantage of the site, please update your web browser to help improve your experience while browsing www.mt.com.