Spektrofotometer - UV Vis | Berbasis Mikrovolume & Kuvet

Spektrofotometer UV Vis

Instrumen untuk Alur Kerja Spektroskopik UV Vis

Dengan jejak yang kecil dan tidak memerlukan waktu pemanasan, pemindaian spektrum penuh dapat dilakukan hanya dalam satu detik. Spektrofotometer kami menggunakan perpaduan teknologi susunan dan lampu xenon tahan lama, sehingga secara signifikan mengurangi biaya pemeliharaan. Nikmati pengoperasian instrumen mandiri yang fleksibel, atau lengkapi meja Anda dengan perangkat lunak PC LabX® untuk memastikan integritas data (FDA 21 CFR Bagian 11). Anda juga dapat membangun sistem multiparameter untuk instrumen METTLER TOLEDO lainnya.

Hubungi untuk Harga
View Results ()
Filter ()

Tambahkan satu atau dua produk lainnya sebagai perbandingan

Advantages

+62 21 2945 3919
Hubungi Servis
Uptime
Dukungan & Perbaikan
Kinerja
Pemeliharaan & Optimasi
Kepatuhan
Kalibrasi & Kualitas
Keahlian
Pelatihan & Konsultasi

Tanya Jawab

Bagaimana cara kerja Spektrofotometer METTLER TOLEDO Excellence?

Spektrofotometer kami mengukur intensitas cahaya sebelum dan setelah melewati larutan sampel kami dalam kuvet, berdasarkan teknologi susunan. Komponen utama yang tercakup adalah sumber cahaya (mis. lampu xenon), penahan sampel, perangkat dispersif untuk memisahkan panjang gelombang cahaya yang berbeda, dan detektor yang sesuai, misalnya detektor diode foto. Untuk mengetahui lebih lanjut, tonton video.

Prinsip kerja spektrofotometer kami didasarkan pada langkah-langkah berikut ini:

Pengukuran kosong, yang mengukur intensitas cahaya yang ditransmisi melalui larutan:

  1. Larutan (mis. air atau alkohol) ditambahkan ke dalam wadah transparan yang tidak menyerap cahaya, yakni kuvet.
  2. Sorotan cahaya yang dipancarkan sumber cahaya melewati kuvet berisi larutan.
  3. Intensitas cahaya yang ditransmisi pada panjang gelombang yang berbeda selanjutnya diukur oleh detektor yang ditempatkan di belakang kuvet, lalu dicatat.

 

Setelah pengukuran kosong, sampel akan diukur:

  1. Sampel dilarutkan dalam larutan dan ditambahkan ke kuvet.
  2. Sorotan cahaya yang dipancarkan sumber cahaya melewati kuvet berisi sampel.
  3. Saat melewati kuvet, cahaya sebagian diserap oleh molekul sampel dalam larutan.
  4. Selanjutnya, cahaya yang ditransmisi akan diukur dengan detektor.
  5. Intensitas cahaya berubah pada panjang gelombang yang berbeda dan dihitung dengan memisahkan intensitas larutan sampel yang ditransmisi berdasarkan nilai kosong. Rasio ini selanjutnya disimpan oleh pencatat.

Apa saja aplikasi Spektrofotometer UV Vis?

Industri farmasi

Instrumen UV Vis memberikan kontribusi besar pada proses analisis kualitatif dan kuantitatif dan diperlukan untuk mengontrol kemurnian dan dosis API (Bahan Farmasi Aktif) dalam produk obat. Misalnya, analisis API ibuprofen dapat dilakukan dengan cepat menggunakan spektrofotometer UV Vis guna menentukan koefisien kepunahan pada 264 dan 273 nm untuk standar dan sampel. Sehubungan dengan persentase koefisien kepunahan yang bertindak sebagai kriteria kualitas kontrol, perbedaan antara standar dan sampel berdasarkan monograf Farmakope AS (USP) harus kurang dari 3,0 %.

Industri bioteknologi

Spektrofotometri UV Vis adalah metode standar yang digunakan sehari-hari dalam laboratorium bioteknologi. Spektrofotometri UV Vis dapat digunakan untuk menentukan konsentrasi asam nukleat dan protein (mis. menggunakan penyerapan A260 dan A280), atau memeriksa kemurnian DNA (mis. menggunakan rasio penyerapan 260/280). Dengan panjang gelombang lainnya pada spektrum yang terlihat, seperti 595 nm untuk penetapan kadar Bradford dan 750 nm untuk penetapan kadar Lowry, kandungan protein dalam sampel biologis dapat dikuantifikasi.

Selain itu, massa jenis optik sampel kultur sel diukur pada panjang gelombang 600 nm (atau disebut OD600), yang diukur oleh spektroskopi UV untuk memperkirakan jumlah bakteri atau sel lainnya (mis. Escherichia coli).

Ketahui lebih lanjut tentang brosur aplikasi ilmu hayati kami.

Industri makanan dan minuman

Spektroskopi UV Vis digunakan untuk memantau dan meningkatkan kualitas produk. Misalnya, minyak zaitun ditentukan dengan mengamati perilaku penyerapan 1% larutan dalam isopropanol antara 200 hingga 400 nm, karena peningkatan tingkat penyerapan pada kisaran ini menunjukkan terjadinya oksidasi pada minyak sehingga kualitasnya menurun.

Kontaminasi seperti perkembangan bakteri dalam minuman anggur dapat mengakibatkan perubahan pada warna minuman anggur, yang dapat dievaluasi dengan spektroskopi UV Vis.

Pengukuran spektrofotometri juga umum digunakan di perusahaan pembuatan bir untuk memantau kontrol kualitas. Warna, kepahitan, asam iso-alpha dan alpha, total karbohidrat, nitrogen amino yang terlepas (FAN) sering kali diukur.

Ketahui lebih lanjut tentang brosur aplikasi analisis bir kami

Industri kimia

Spektroskopi penyerapan UV adalah salah satu metode terbaik untuk menentukan kemurnian larutan organik. Misalnya, kontrol kemurnian alkohol dalam industri kimia, karena alkohol dapat terkontaminasi oleh benzena. Benzena menyerap cahaya pada 280 nm, sedangkan alkohol menyerap cahaya pada 210 nm, perubahan nilai menjadi 280 nm pada spektrum dapat menunjukkan terjadinya kontaminasi benzena.

Dalam industri kimia, pengukuran warna menggunakan spektrofotometer telah digunakan secara luas. Misalnya, timbangan kobalt platinum (Pt/Co) untuk cairan transparan, yang digambarkan dalam metode ASTM D1209, dapat diterapkan pada pengukuran visual warna kimia dan petrokimia seperti gliserin pemlastis, larutan, tetraklorida karbon, dan alkohol petroleum.

Utilitas publik

Spektrofotometer merupakan instrumen ideal untuk analisis fotometrik pada air dan air limbah dalam perusahaan dan institusi utilitas. Instrumen ini dapat mengukur ratusan parameter dengan keakuratan tinggi (mis. COD, amonium, kepadatan, klorin, dsb.) dan memberikan hasil cepat untuk memastikan kualitas kontrol yang tepat waktu.

Selain itu, banyak pembangkit tenaga listrik harus memantau tingkat ppb ion (mis. iron, silikat), yang dapat dilakukan dengan spektrometer tanpa memerlukan perbaikan boiler.

Ketahui lebih lanjut tentang Pengujian Air UV Vis

Apa perbedaan antara spektrofotometer pindai dan deret?

Spektrofotometer UV Vis dapat diklasifikasi menjadi dua kategori berdasarkan geometri komponen yang membangun sistem optik untuk pencatatan spektrum:

  • Spektrofotometer pindai
  • Spektrofotometer deret

Spektrum perangkat pindai UV Vis diperoleh dengan terus-menerus mengubah panjang gelombang cahaya (yakni, pemindaian), yang secara terpisah melewati sampel dengan merotasikan kisi pemantul, sebagaimana ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Pada spektrofotometer deret, cahaya penuh spektrum yang melewati sampel didefraksi oleh kisi pemantul yang terletak di sebelah kuvet, lalu diterima detektor deret (mis. sensor CCD). Hal ini memungkinkan pengukuran semua panjang gelombang secara bersamaan dalam waktu singkat. Hasilnya, spektrofotometer deret dapat memberikan pemindaian penuh spektrum (mis. 200-800 nm) dalam beberapa detik, sedangkan spektrofotometer pindai memerlukan minimal beberapa menit untuk menyelesaikan tugas yang sama.

Elemen yang dirotasikan secara mekanis pada instrumen spektroskopi pindai dapat mempengaruhi keakuratan dan kemampuan pengulangan panjang gelombang. Agar dapat menghindarinya, diperlukan kalibrasi ulang berkala dan biaya pemeliharaan yang mahal. Spektrofotometer deret tidak memiliki komponen optik bergerak apa pun, yang berarti tidak akan terjadi penyimpangan panjang gelombang karena ketidaktepatan mekanik.

Keunggulan lainnya pada instrumen spektroskopi deret adalah tidak terpengaruh terhadap cahaya sekitar karena desain optiknya, sehingga tidak memerlukan kompartemen sampel tertutup, yang memudahkan merender perubahan sampel.

Apa saja perbedaan antara lampu halogen tungsten, lampu deuterium, dan lampu xenon?

Lampu halogen tungsten merupakan sumber cahaya yang paling umum digunakan pada spektrofotometer. Lampu ini terdiri atas filamen tungsten yang ditutup dalam bohlam kaca dan bagian halogen disertakan untuk mengikat tungsten yang menguap. Lampu ini memberikan kisaran panjang gelombang yang dapat digunakan, mulai dari 330 hingga 1100 nm pada area yang terlihat hingga inframerah jarak dekat serta memiliki masa pakai 3.000 jam.

Lampu deuterium adalah sumber lampu muatan listrik dengan gas deuterium yang disegel dalam bohlam. Lampu deuterium mencakup area ultraviolet, mulai dari 190 hingga 450 nm dengan distribusi intensitas cahaya yang lancar dan memiliki masa pakai 1.000 jam.

Kedua lampu di atas sering kali digabungkan untuk mencakup kisaran penuh lampu UV dan Vis.

Lampu xenon adalah sumber lampu muatan listrik dengan gas xenon yang disegel dalam bohlam kuarsa. Lampu ini menghasilkan spektrum secara terus-menerus, mulai dari ultraviolet hingga inframerah jarak dekat, dengan kisaran mulai dari 190 hingga 1.100 nm. Lampu xenon menghasilkan cahaya dengan dorongan pengapian, yang terintegrasi dalam jangka waktu tertentu untuk mencapai pemindaian spektrum lengkap, sehingga tidak memerlukan waktu pemanasan. Pembuatan dorongan cahaya menghasilkan sedikit panas dan memiliki masa pakai lama, yakni hingga 5.500 jam dan bersinar pada 50 Hz pada pengoperasian konstan. Dengan lampu xenon, pemeliharaan lebih sedikit dilakukan dan masa pakai lampu lebih panjang.

Teknologi FastTrack™ dari METTLER TOLEDO terdiri atas lampu xenon, serat kaca kuarsa, dan pengaturan deret.

Apa saja perbedaan antara UV5 dan UV7 METTLER TOLEDO, serta manakah yang cocok untuk lab saya?

Spektrofotometer UV5 mudah digunakan dan cepat, sehingga dapat melakukan pemindaian spektrum dalam satu detik. Terdapat dua pengukuran yang dapat dipilih, Pengukuran dan Metode Langsung, yang dioperasikan melalui layar sentuh intuitif One Click™. Spektrofotometer kami sangat cepat, sehingga dapat menghemat waktu Anda dalam alur kerja analisis UV Vis untuk kontrol kualitas, pengujian air, dan pengukuran warna.

UV7 memiliki fitur yang sama dengan UV5; namun UV7 diuji berdasarkan Farmakope Eropa dan AS serta memiliki sejumlah metode program standar. UV7 memberikan kemungkinan otomatisasi lanjutan untuk kualifikasi performa berdasarkan metode yang dibuat METTLER TOLEDO, sehingga sesuai dengan industri beregulasi ketat, seperti industri farmasi. UV7 mendukung 21 CFR Bagian 11 dan kepatuhan terhadap integritas data dengan Perangkat Lunak LabX.

Tonton video di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kedua mode tersebut: Pengukuran dan metode langsung.

Apa saja perbedaan antara UV5Bio dan UV5Nano METTLER TOLEDO? Apa itu spektrofotometer mikrovolume?

UV5Bio adalah spektrofotometer kuvet khusus untuk aplikasi ilmu hayati. UV5Bio memiliki pustaka metode pemasangan standar dengan 22 aplikasi biologis standar seperti, penetapan kadar Bradford, penetapan kadar Lowry, OD600, dan gaya kinetik enzim. UV5Bio kompatibel dengan berbagai aksesori, seperti unit kontrol suhu, yang memungkinkan analisis berbasis suhu (mis. denaturasi protein, studi gaya kinetik enzim, suhu leleh DNA, aktivitas lipase, dsb.).

U5Nano juga memiliki aplikasi ilmu hayati standar dan merupakan spektrofotometer mikrovolume, sehingga hanya memerlukan sejumlah kecil sampel (sebesar 1 µL). Pengukuran UV Vis dapat dilakukan pada platform mikrovolume atau kuvet. Sampel berkonsentrasi tinggi, misalnya hingga 15.000 ng/µL dsDNA, juga dapat diukur tanpa perlu pengenceran lanjutan karena teknologi LockPath yang diintegrasikan dalam UV5Nano. Panjang jalur dapat diatur pada 0,1 atau 1 mm.

Tonton video di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang spektroskopi UV/VIS—Teknologi LockPath.

Apa saja metode ilmu hayati yang tersedia pada spektrofotometer METTLER TOLEDO?

  • Spektrofotometer UV5Nano dan UV5Bio METTLER TOLEDO menawarkan banyak kumpulan metode ilmu hayati, seperti:
    • Analisis kualitatif DNA, RNA, dan protein
    • Analisis kuantitatif DNA, RNA, dan protein
    • BCA, Bradford, Lowry, dan penetapan kadar protein kolorimetrik lainnya
    • Pewarna standar dan pilihan penambahan pewarna kustom
    • Kalkulator Oligo untuk penentuan konsentrasi oligo DNA dan RNA
    • OD600 untuk sel hidup  
  • Selain itu, Spektrofotometer UV5Bio dan UV7 menawarkan metode kinetik untuk menjalankan gaya kinetik enzim
  • Untuk informasi lebih lanjut tentang aplikasi ilmu hayati dengan spektrofotometer METTLER TOLEDO, unduh Kotak Alat Ilmu Hayati.

Seperti apa angka dan skala warna yang ada di spektrofotometer METTLER TOLEDO?

Beberapa skala warna standar seperti APHA, Gardner, Saybolt, CIELAB, EBC, dan ASBC disertakan dalam spektrofotometer METTLER TOLEDO, sehingga menjadi solusi ideal untuk melakukan pengukuran warna pada cairan transparan.

Skala warna APHA (identik dengan Pt-Co dan Hazen) serta skala warna Gardner mengkuantifikasi tingkat warna kuning pada zat yang hampir transparan, sehingga berfungsi untuk menentukan kemurnian dan kualitas, atau tingkat degradasi zat.

CIELAB menyatakan warna dalam tiga nilai: L* untuk  kecerahan, a* untuk hijau dan merah, serta b* untuk biru dan kuning. Skala warna ini diterapkan untuk memastikan warna cairan konstan, seperti pewarna, rasa, dsb.

Skala warna Saybolt digunakan untuk menilai produk petroleum berwarna cerah. Warna Saybolt adalah indikator tingkat kualitas atau kontaminasi produk seperti bensin, avtur pesawat jet, dsb.
Skala warna EBC dan ASBC digunakan untuk menentukan warna bir, yang membedakan jenis bir.

Ketahui lebih lanjut tentang pengukuran warna di sini

Bagaimana cara sampel yang sensitif terhadap suhu di analisis dengan spektrofotometer?

Unit pengukuran termostat METTLER TOLEDO memperluas kemampuan spektrofotometer untuk aplikasi yang menuntut keakuratan suhu dan kemampuan pengulangan tinggi seperti analisis protein, aktivitas enzim, atau titik leleh DNA. Dengan aksesori ini, Anda dapat mengontrol kondisi sampel dalam kisaran antara 4-95ºC sebelum, selama, atau setelah pengukuran spektroskopik.

Ketahui lebih lanjut dalam panduan kontrol suhu untuk spektrofotometri UV Vis

Bagaimana cara spektrofotometri UV Vis mendukung pengembangan vaksin COVID-19?

Spektrofotometri UV Vis memberikan karakterisasi dan kuantifikasi yang cepat, mudah, dan akurat untuk komponen vaksin seperti asam nukleat (yakni, DNA/RNA), protein, zat aditif/preservatif, dsb. karena komponen tersebut memiliki karakteristik penyerapan spektrum UV Vis. Oleh sebab itu, spektrofotometri UV Vis dapat mempengaruhi waktu pemrosesan hasil untuk sektor hilir dan hulu, serta kontrol kualitas. Selain itu, spektrofotometri UV Vis adalah alat untuk memeriksa kemurnian komponen vaksin pada setiap langkah pengembangan.

Ketahui lebih lanjut tentang aplikasi UV Vis dalam Litbang vaksin COVID-19 di sini

Bagaimana cara kalibrasi spektrofotometer?

METTLER TOLEDO menawarkan solusi untuk spektrofotometer dalam bentuk unit CertiRef™ dan LinSet™, yang mengotomatisasi pengujian yang diperlukan untuk memeriksa apakah spektrofotometer Anda mematuhi farmakope Eropa dan AS. Pengguna dapat menerapkan unit CertiRef™, yang berisi materi referensi tersertifikasi (CRM), agar secara otomatis melakukan pengujian untuk keakuratan dan kemampuan pengulangan panjang gelombang, keakuratan dan kemampuan pengulangan fotometrik, resolusi, simpangan cahaya, kebisingan dan penyimpangan fotometrik, serta kerataan dasar.

Ketahui lebih lanjut tentang unit CertiRef™ dan LinSet™

Bagaimana cara spektrofotometer memanfaatkan perangkat lunak UV Vis LabX®?

Perangkat lunak LabX® METTLER TOLEDO memungkinkan pengguna memiliki fleksibilitas lebih tinggi dengan menciptakan alur kerja kustom yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Kesalahan penghitungan dan transkripsi dapat dihindari sepenuhnya. Perangkat lunak ini juga memastikan integritas data dengan semua informasi tersimpan aman dalam database terlindung, termasuk semua verifikasi dan layanan performa. Dengan fitur keamanan seperti tanda tangan elektronik dan manajemen pengguna, perangkat lunak ini membantu mencapai kepatuhan terhadap regulasi 21 CFR bagian 11 dari FDA.